Kisah 1 "Masa Kecil''
Jalanan setapak yang belum di aspal, rimbun pepohonan yang terasa adem dan menenangkan. Cahaya listrik yang belum menyala sama sekali. Di saat musim penghujan, dusunku "tenggelam'' (kebanjiran-red). Di saat musim penghujan ini, masa yang aku tunggu dan kawan-kawan kecilku untuk puas bermain air. Saat itu, di tahun 90-an air banjir nya masih jernih karena belum ada istilah ''sumur bor''. Main banjir sampai jari-jari tangan ''layu'' dan sampai ibu merepet panjang.Ya, begitulah keadaan di tanah kelahiranku, Dusun SB dahulu di saat aku masih kecil. Tapi di saat itu terasa sangat menyenangkan, tanpa beban pikiran, yang dipikirkan hanya main, makan dan tidur. Yang penting kenyang, yang penting senang. Belum berpikir bagaimana keadaan keluarga ku.